Frekuensi-SCTV

Frekuensi SCTV Terbaru

Berapa frekuensi SCTV terbaru di Satelit Parabola? SCTV singkatan dari Surya Citra Televisi, dulunya Surabaya Central Televisi namun berubah setelah jangkauan siaran makin luas. Merupakan stasiun televisi swasta Nasional kedua di Indonesia setelah RCTI. Sekarang berada di bawah naungan EMTEK bersama dengan Indosiar, O Channel dan Elshinta TV.

Stasiun TV dengan slogan “Satu untuk Semua ini” ini dikenal masyarakat Indonesia dengan FTV romantis khas anak muda. Selain itu juga memiliki sinetron kejar tayang di sore hari yang sayang untuk dilewatkan. Tidak heran ketika siaran menghilang pasti banyak yang mencari nomor frekuensi SCTV terbaru.

Frekuensi SCTV di Satelit

Satu-satunya siaran Free To Air (FTA) hanya tersedia di Telkom 4 untuk pengguna parabola jaring dengan LNB C-band. Sebagian besar SCTV ditayangkan Free To View (FTV) yang gratis asalkan menggunakan receiver khusus dan aktivasi akun Pay TV. Untuk C-band dan Ku-band ada di K-Vision, NEX Parabola, Matrix Garuda dan Nusantara HD. Eksklusif untuk Ku-band parabola mini ada di Ninmedia dan SMV Freesat TV. Berikut ini frekuensi SCTV terbaru di satelit parabola.

SatelitFrekuensiKet
Palapa D 113.0°E3600 V 31000K-Vision
Telkom 4 108.0°E4005 H 9000FTA, MPEG-2
Telkom 4 108.0°E4060 V 31000K-Vision
Telkom 4 108.0°E4121 H 12250FTA, MPEG-4
Telkom 4 108.0°E4180 V 29800Nex Parabola, HD
Telkom 4 108.0°E4180 V 29800Nex Parabola
AsiaSat 9 122.0°E12655 V 45000Ninmedia
SES 9 108.2°E11921 V 45000Nex Parabola, HD
SES 9 108.2°E11921 V 45000Nex Parabola
Measat 3a 91.4°E12436 H 31000K-Vision
Measat 3b 91.5°E12603 H 30000NusantaraHD/ TransVision
ABS 2A 75.0°E12290 V 44000SMV Freesat TV

Dari kode frekuensi di atas terlihat masih ada siaran yang FTA walaupun kebanyakan masuk Pay TV. Perlu diingat yang di satelit Palapa D dan Telkom 4 itu pengguna LNB C-band. Satelit Asiasat 9, SES 9, Measat 3a/ 3b dan ABS 2A itu untuk dish mini dengan LNB Ku-band.

Sekilas daftar frekuensi SCTV di atas memang sama dengan frekuensi Indosiar, hanya beda di Nusantara HD satelit Measat 3a. Alasannya karena kedua stasiun TV tersebut sama-sama bernaung di bawah Surya Citra Media milik Elang Mahkota Teknologi (EMTEK). Sering kali ketika siaran Indosiar menghilang, SCTV juga hilang.

Pilihan terbaik bagi pecinta FTV dan sinetron Sinemart adalah NEX Parabola. Alasannya karena tersedia siaran dengan format High Definition (HD) yang memiliki gambar cling. Selain itu NEX Parabola juga milik EMTEK sehingga lebih aman dari acakan ketika ada tayangan eksklusif.

Walaupun memiliki tayangan berkualitas namun SCTV masih menyediakan siaran Free To Air. Yang lebih hebat lagi tersedia frekuensi SCTV MPEG-2, transpondernya adalah 4005 H 9000. Kualitas siaran MPEG-2 memang tak sebagus MPEG-4 tetapi dapat disaksikan dengan sembarang decoder. Sangat tepat bagi pengguna receiver lama.

Sayangnya siaran SCTV FTA hanya tersedia di C-band, untuk pengguna dish mini tidak ada lagi. Semua siaran gratis di Ku-band sudah hilang ketika EMTEK merilis NEX Parabola pada September 2019. Secara bersamaan di BiG TV, Aora dan Skynindo teracak lalu menghilang begitu saja. Di Ninmedia masuk receiver rekomendasi namun kabarnya FTA lagi di September 2020.

Cara Mencari Siaran SCTV yang Menghilang

Terkadang siaran SCTV menghilang tiba-tiba tanpa pengumuman. Hal semacam ini selalu sukses bikin jengkel para pengguna parabola. Jangan buru-buru panggil teknisi untuk memperbaiki karena terkadang solusinya cukup memencet tombol remote.

Frekuensi Berubah

Sering kali frekuensi SCTV di Telkom 4 menghilang tiba-tiba, kebanyakan cuma ganti angka saja namun tetap pada satelit yang sama. Ditandai dengan SCTV yang menghilang bersamaan dengan Indosiar dan O Channel. Solusi untuk masalah ini cukup masukkan frekuensi terbaru lalu blind scan.

Kasus lain yang pernah terjadi adalah migrasi ke satelit lain seperti yang terjadi di 2020, siaran pindah dari satelit Palapa D ke Telkom 4. Yang harus kita lakukan adalah mengubah arah parabola ke satelit baru, masukkan nomor frekuensi lalu scan ulang. Bagi yang sudah lock PalKom dalam satu dish, cukup masukkan frekuensi baru lalu scan tanpa geser.

Siaran Teracak

SCTV sering mendapatkan hak siar turnamen olahraga baik itu liga Eropa ataupun pertandingan timnas Indonesia. Sialnya siaran di parabola pasti teracak tidak seperti pada antena biasa. Yang semacam ini disebabkan Pembatasan Hak Siar, SCTV hanya mendapatkan hak siar untuk terestrial saja bukan siaran melalui satelit.

Hak siar untuk satelit biasanya dimiliki oleh Pay TV sehingga pengguna harus membeli terlebih dahulu. Harga paket variatif, silahkan pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan. Alternatif paling murah adalah kembali ke antena biasa untuk menangkap siaran terestrial. Kalian juga bisa memilih jalur streaming yang memakan banyak kuota.

Berhenti Siaran

Kasus ini jarang terjadi namun pernah terjadi seperti di awal kemunculan NEX Parabola. Siaran SCTV yang ada dalam AoraTV, BiG TV dan Skynindo menghilang dan tidak pernah kembali. Kabarnya kerjasama EMTEK dan Ninmedia juga berakhir di September 2020, kalau kontrak tidak diperpanjang pasti akan hilang.

Apabila masalah ini yang terjadi solusinya adalah lock frekuensi SCTV di Telkom 4 yang masih free to air. Sayangnya tidak seperti dulu, sekarang sangat sedikit pilihan Free To Air di satelit parabola.

Tidak disebabkan ketiga hal di atas? Kemungkinan ada masalah yang terjadi pada perangkat parabola anda. Agar lebih yakin, tanyakan dulu ke tetangga “Apakah siaran SCTV menghilang juga di TV mereka?”. Kalau jawabannya tidak, silahkan cek dari mulai receiver, kabel hingga LNB dan arah parabola.

Tanya Jawab

Pada bagian ini felixmilea.com akan menjawab pertanyaan umum tentang frekuensi SCTV di satelit parabola.

Berapa Frekuensi SCTV di Telkom 4?

Terdapat dua pilihan siaran yang free to air yaitu 4005 H 9000 untuk receiver MPEG-2 dan 4121 H 12250 untuk receiver MPEG-4. Keduanya bisa ditonton langsung gratis dengan LNB C-band. Selain itu juga tersedia dalam NEX Parabola dan K-Vision.

Berapa Frekuensi SCTV MPEG-2?

4005 H 9000 adalah frekuensi di Telkom 4 yang masih bisa disaksikan dengan sembarang decoder. Kualitas gambar cukup cling walaupun tidak sebagus MPEG-4. Cocok untuk pengguna parabola jaring C-band dengan receiver jadul.

Berapa Frekuensi Indosiar di Ninmedia?

Siaran Ninmedia migrasi dari Chinasat 11 ke Asiasat 9 pada Agustus 2020 termasuk siaran SCTV. Saat ini mengudara dengan frekuensi 12655 V 45000. Pengguna harus menggunakan decoder rekomendasi yang dipairing Kugo untuk menyaksikan SCTV.

Mengapa Siaran Bola di SCTV Teracak?

Hal ini dikarenakan SCTV hanya memiliki siaran untuk UHF terestrial saja. Misalnya UEFA Europa League, siaran melalui satelit dipegang oleh NEX Parabola. Pengguna harus menggunakan decoder NEX Parabola lalu beli paket UEFA jika ingin menonton tanpa acakan. Solusi lain adalah kembali ke antena biasa ataupun jalur streaming.

Jika apa yang kalian cari belum ditemukan dalam kolom Tanya Jawab di atas, jangan ragu meninggalkan komentar.

Kesimpulan

Di tahun 2020 ini siaran SCTV FTA hanya ada di Telkom 4 untuk LNB C-band. Stasiun TV yang terkenal dengan sinema FTV ini juga tersedia dalam format video MPEG-2. Sayang sekali bagi pengguna LNB Ku-band tidak tersedia pilihan siaran gratis.

Sebagian besar siaran SCTV lewat satelit berada dalam Pay TV seperti K-Vision, Matrix Garuda, NEX Parabola, Nusantara HD, SMV Freesat dan Ninmedia. Sistemnya Free To View yang dapat ditonton gratis dengan syarat memakai decoder khusus. Harga cukup murah sekitar Rp.300.000 lalu gratis tanpa biaya bulanan.

Pilihan yang paling direkomendasikan untuk pencinta SCTV adalah NEX Parabola. Alasan pertama karena Indosiar dan NEX Parabola adalah bagian dari Elang Mahkota Teknologi (EMTEK). Yang kedua karena satu-satunya siaran SCTV dengan format video HD ada di NEX Parabola. Kualitas gambar lebih bagus dibandingkan Pay TV lain.

Itulah frekuensi SCTV terbaru di satelit parabola. Felix Milea akan secepat mungkin melakukan update apabila ada perubahan. Terima kasih atas kunjungan teman semua. Mudah-mudahan hingga nanti masih ada siaran 100% gratis sehingga kita tidak repot ganti receiver.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *